Penelitian kualitatif adalah metode penellitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah dimana peneliti merupakan instrumen kunci, analisis data bersifat induktif dengan hasil penelitian yang lebih menekankan pada makna diri pada generalisasi.
1. Karakteristik penelitian kualitatif
Ada 11 ciri penelitian kualitatif hasil dari pengkajian dan sintesis dua pendapat Bogdan & Biklen (19882: 27-30) dan Lincoln & Guba (1985: 30-44) sebagai berikut :
a. Latar alamiah
Penelitian kualitatif melakukan penelitian pada latar alamiah atau pada konteks dari suatu keutuhan (entity).
b. Manusia sebagai alat (Instrumen)
Dalam penelitian kaulitatif, peneliti sendiri atau dengan bantuan orang lain merupakan alat pengumpulan data utama.
c. Metode Kualitatif
Penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif yaitu pengamatan, wawancara, atau penelaahan dokumen.
d. Analisi data secara induktif
Penelitian kualitatif menggunakan analisis data secara induktif.
e. Teori dari dasar
Penelitian kualitatif lebih menghendaki arah bimbingan teori substantif yang berasal dari data.
f. Deskriptif
Data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka.
g. Lebih mementingkan proses dari pada hasil
Penelitian kualitatif ini lebih mementingkan bagaimana prosesnya dari pada hasil.
h. Adanya balas yang ditentukan oleh fokus
Penelitian kualitatif menghendaki ditetapkan adanya batas dalam penelitian atas dasar fokus yang timbul sebagai masalah dalam penelitian.
i. Adanya kriteria khusus untuk keabsahan data
Penelitian kualitatif meredefinisikan validitas, reliabilitas, dan objektivitas dalam versi lain dibandingkan dengan yang lazim digunakan dalam penelitian klasik.
j. Desain yang bersifat sementara
penelitian kualitatif menyusun desain yang secara terus menerus disesuaikan dengan kenyataan dilapangan.
k. Hasil penelitian dirundingkan dan disepakati bersama
Penelitian kualitatif lebih menghendaki agar pengertian dan hasil interpretasi yang diperoleh dirundingkan dan disepakati oleh manusia yang menjadi sumber data.
Sumber : Moleong, Lexy J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung : Rosdakarya
2. Prosedur Pengumpulan Data Kualitatif
Dalam penelitian kualitatif keterlibatan peneliti sangat penting dalam pengumpulan dan analisis data. Teknik-teknik pengumpulan data yang biasa digunakan dalam penelitian kualitatif yaitu :
a. Wawancara dan Fokus Grup Discussion (FGD)
- Wawancara : didefenisikan sebagai diskusi antara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu.
Dalam wawancara peneliti dapat mengajukan pertanyaan mengenai :
1. Fakta
Kepercayaan dan perspektif terhadap suatu fakta atau fenomena
2. Perasaan seseorang terhadap suatu fakta
3. Perilaku saat ini dan masa lalu
Standar normatif
4.Mengapa seseorang melakukan tindakan tertentu
- Fokus Grup Discussion (FGD)
FGD dapat didefenisikan sebagai sekelompok kecil partisipan yang bersifat formal dan berjangka waktu temporer, yang berinteraksi dan bekerja sama untuk mendalami suatu topik.
b. Observasi partisipatif atau studi lapangan
Studi lapangan merupakan pengamatan akan manusia pada “habitatnya”.
c. Telaah Dokumen
Dokumen adalah segala sesuatu materi dalam bentuk tertulis yang dibuat manusia. Dokumen berguna jika peneliti ingin mendapatkan informasi mengenai suatu peristiwa tetapi mengalami kesulitan untuk mewawancarai langsung para pelaku.
d. Big Data
Big data adalah istilah untuk serangkaian teknologi yang mampu mengelola dan menganalisis data digital baik terstruktur maupun tidak terstruktur dalam jumlah besar (Berger & Doban 2014 ; Karakiewicz, Sun & Azizi 2014; Mayer-Schonberger & Cukier 2014)
Sumber : Saroso, Samiaji.2017. Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar (Edisi Kedua). Yogyakarta : Indeks
b. Observasi partisipatif atau studi lapangan
Studi lapangan merupakan pengamatan akan manusia pada “habitatnya”.
c. Telaah Dokumen
Dokumen adalah segala sesuatu materi dalam bentuk tertulis yang dibuat manusia. Dokumen berguna jika peneliti ingin mendapatkan informasi mengenai suatu peristiwa tetapi mengalami kesulitan untuk mewawancarai langsung para pelaku.
Big data adalah istilah untuk serangkaian teknologi yang mampu mengelola dan menganalisis data digital baik terstruktur maupun tidak terstruktur dalam jumlah besar (Berger & Doban 2014 ; Karakiewicz, Sun & Azizi 2014; Mayer-Schonberger & Cukier 2014)
Sumber : Saroso, Samiaji.2017. Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar (Edisi Kedua). Yogyakarta : Indeks
Pertanyaan :
1. Jelaskan kembali karakteristik penelitian kualitatif manusia sebagai instrumen beserta contoh!
Jawab :
Penelitian kualitatif menggunakan lingkungan alamiah sebagai
sumber data. Peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam suatu situasi sosial
merupakan kajian utama penelitian kualitatif. Data yang diperoleh
seperti hasil pengamatan, hasil wawancara, hasil pemotretan, analisis doku-
men, catatan lapangan, disusun peneliti di lokasi penelitian, tidak dituangkan
dalam bentuk dan angka-angka.
2. Jelaskan apa kriteria khusus dari keabsahan data tersebut !
Jawab :
1. Derajat kepercayaan (credibility).
Kriterium ini berfungsi : pertama , melaksanakan inkuiri sedemikian rupa sehingga tingkat kepercayaan penemuanya dapat tercapai.Kedua, mempertunjukan derajat kepercayaan hasil-hasil penemuan dengan jalan pembuktian oleh peneliti pada kenyataan ganda yang sedang diteliti.
2. Keteralihan (Transferability),
Keteralihan sebagai persoalan empiris bergantung pada kesamaan antara konteks pengirim dan penerima. Untuk melakukan pengalihan tersebut seorang peneliti mencari dan menggumpulkan kejadian empiris tentang kesamaan konteks. Dengan demikian peneliti bertanggung jawab untuk menyediakan data deskriptif secukupnya jika ia ingin membuat keputusan tentang pengalihan tersebut. Untuk keperluan itu peneliti harus melakukan penelitian kecil untuk memastiksn usaha verifikasi tersebut.
3. Kebergantungan
Konsep kebergantungan lebih luas dari pada realibilitas . hal tersebut disebabkan peninjauan yang dari segi bahwa konsep itu diperthitungkan segala-galanya yaitu yang ada pada realibilitas itu sendiri ditambah factor-faktor lainya yang tersangkut.
4. Kriteria Kepastian (confirmability),
Objektivitas –subjektivitasnya sesuatu hal bergantung pada orang seorang, menurut Scriven(1971). Selain itu masih ada unsure kualitas yang melekat pada konsep objektivitas itu. Hal itu digali dari pengertian bahwa jika sesuatu itu objek , berarti dapat dipercaya, factual, dan dapat dipastikan.subjektif berarti tidak dapat dipercaya, atau menceng. Pengertian terakhir inilah yang dijadikan tumpuan pengalihan pengertian objektivitas-subjektivitas menjadi kepastian.