Kamis, 04 April 2019

MODEL-MODEL PENYUSUNAN KURIKULUM

A. Tyler
Model tyler adalah model yang paling dikenal bagi perkembangan kurikulum dengan perhatian khusus pada fase perencanaan. dalam bukunya Basic Principles of Curriculum and Instruction. The Tyler Rationale, suatu proses pemilihan tujuan pendidikan, dikenal luas dan dipraktekkan dalam lingkungan kurikulum. walaupun tyler mengajukan suatu model yang komprehensif bagi perkembangan kurikulum. pertama dari model tyler, pemilihan tujuan, mendapat banyak perhatian dari pendidik lain.
tyler menyarankan perencanaan kurikulum :
1. mengidentifikasi tujuan umum dengan mengumpulkan data dari tiga sumber yaitu, pelajar, kehidupan di luar sekolah dan mata pelajaran. setelah mengidentifikasi beberapa tujuan umum, dan perencana.
2. memperbaiki tujuan-tujuan ini dengan menyaring melalui dua saringan, yaitu filsafat pendidikan dan filsafat sosial disekolah dan pembelajaran psikologis.
3. tujuan umum yang lolos saingan menjadi tujuan-tujuan pengajaran.
sumber data yang dimaksud tyler adalah :
a. kebutuhan dan minat siswa, dengan meneliti kebutuhan dan minat siswa, pengembang kurikulum mengidentifikasi serangkaian tujuan yang potensial.
b. analisa kehidupan kontemporer dilingkungan lokal dan masyarakat pada skala besar merupakan langkah selanjutnya dalam proses merumuskan tujuan-tujuan umum dari kebutuhan masyarakat mengalir banyak tujuan pendidikan yang potensial
c. mata pelajaran.
dari ketiga sumber diatas diperoleh tujuan yang luas dan umum yang masih kurang tepat, sehingga oliva menyebutnya tujuan pengajaran. apabila rangkaian tujuan yang mungkin diterapkan telah ditentukan, diperlukan proses penyaringan untuk menghilangkan tujuan yang tidak penting dan bertentangan.

B. Lewis
model ini membentuk curicullum planning proccess (proses perencanaan kurikulum). untuk mengerti model ini, kita harus menganalisa konsep kurikulum dan konsep rencana kurikulum mereka. kurikulum menurut mereka adalah "a plan for providing sets of learning opportunities for person to be educated". sebuah rencana yang menyediakan kesempatan belajar bagi orang yang akan di didik. namun, rencana kurikulum tidak dapat dimengerti sebagai sebuah dokumen tetapi lebih sebagai beberapa rencana yang lebih kecil untuk porsi atau bagian kurikulum tertentu.

C. Oliva
model ini mewakili komponen-komponen paling penting, namun model ini dapat diperluas menjadi model yang menyediakan detil tambahan dan menunjukkan beberapa proses yang diasumsikan oleh model yang lebih sederhana. model imi mempunyai 6 komponen yaitu :
1. rumusan filosofis
2. rumusan tujuan umum
3. rumusan tujuan khusus
4. desain perencanaan
5. implementasi
6. evaluasi

D. Tugas  Pokok dan fungsi guru, kompetensi guru PAUD dan sikap
1.  tugas pokok guru paud
a. membimbing, membantu dan mengarahkan peserta didik untuk belajar mengenal diri dan lingkungannya dengan cara yang menyenangkan (bermain mainan, seni dan keindahan)
b. membimbing dan membantu siswa meningkatkan kemampuan komunikasi verbal (dalam bentuk perbuatan dan tingkah laku) dan nonverbal (mengarah pada penggunaan bahasa lisan yang baik dan benar).
c. memperkenalkan nama-nama benda disekelilingnya kepada peserta didik
d. memberikan dasar-dasar pengetahuan tentang agama dan akhlak mulia.
e. membimbing, membantu dan mengarahkan kemampuan-kemampuan fisik, intelektual, psikologis dan sosialnya (Muliawan, 2009: 79-80).

2. fungsi guru paud
a. fungsi adaptasi, berperan dalam membantu anak melakukan penyesuaian diri dengan berbagai kondisi lingkungan serta menyesuaikan diri dengan dirinya sendiri.
b. fungsi sosialisasi, berperan dalam membantu anak agar memiliki keterampilan-keterampilan sosial yang berguna dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari.
c. fungs bermain, berkaitan dengan pemberian kesempatan kepada anak untuk bermain, karena bermain adalah hak anak.
d. fungsi pengembangan, berkaitan dengan pengembangan berbagai potensi yang dimiliki anak.
e. fungsi ekonomik, adalah pendidikan yang terencana untuk anak yang juga merupakan investasi jangka panjang orang tua (Yamin, 2012: 30)

3. kompetensi guru paud
a. kompetensi pedagogik
1. menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional dan intelektual.
2. menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
3. mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu.
4. menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik.
5. memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik.
b. kompetensi kepribadian
1.bertindak sesuai dengan norma-norma
2. menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat
3. menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil dan dewasa, arif dan beribawa.
4. menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
c. kompetensi sosial
1. bersikap inklusif, bertindak objektiv, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras dan kondisi fisik serta latar belakang.
2. berkomunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan orang tua dan masyarakat.
3. berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.

sumber :
1. http://www.retcia.com/2011/12/model-model-pengembangan-kurikulum.html
2. Prof. Dr. Nana Syaodih Sukmadinata.2012.pengembangan kurikulum.Bandung:PT Remaja Rosdakarya.
3. https://pustakapaud.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

A. Konsep penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif adalah metode penellitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang ala...