Selasa, 28 Mei 2019

FUNGSI DAN PERANAN KURIKULUM


                                                                    MATERI II       
FUNGSI DAN PERANAN KURIKULUM

Fungsi kurikulum

1.Fungsi kurikulum bagi guru, kepala sekolah, orang tua, dan bagi masyarakat.
Ø  Kurikulum pada dasarnya memiliki fungsi sebagai pedoman dan acuan bagi penggunanya, artinya kurikulum bagi seorang pendidik berfungsi sebagai pedoman dalam mengajar dan melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Ø   Bagi orang tua, kurikulum memiliki fungsi sebagai pedoman dalam membimbing anaknya belajar di rumah.
Ø  Bagi sekolah [kepala sekolah] kurikulum memiliki fungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan supervisi atau pengawasan.
Ø  Sedangkan bagi masyarakat kurikulum memberikan bantuan bagi terwujudnya proses pembelajaran di sekolah.
2. Fungsi kurikulum bagi siswa
Bagi siswa, kurikulum memiliki fungsi sebagai suatu pedoman belajar. Sedangkan, berkaitan dengan fungsi kurikulum bagi siswa sebagai subjek didik, terdapat beebrapa fungsi kurikulum, diantaranya adalah:
Pertama, fungsi penyesuaian yaitu merupakan fungsi kurikulum yang  mengandung arti bahwa kurikulum sebagai salah satu dari alat pendidikan harus mampu mengarahkan peserta didik agar memiliki sifat mampu mampu menyesuaikan dirinya dnegan lingkungan. Kedua, fungsi integrasi yaitu sebagai alat pendidikan kurikulum dapat menghasilkan pribadi peserta didik yang utuh. Ketiga, fungsi diferensiasi yaitu sebagai alat pendidikan kurikulum harus mampu memberikan pelayanan terhadapsetiap individu.
Peranan kurikulum
Peran kurikulum untuk mengarahkan segala bentuk aktivitas pendidikan demi tercapainya tujuan pendidikan. Maka kurikulum sebagai alat untuk mencapai tujuan harus mampu menghantarkan anak didik menjadi manusia yang taqwa, cerdas, trampil dan berbudi luhur, berilmu, bermoral.
tiga Peranan kurikulum:
a.       Kurikulum konservatif
salah satu tugas dan tanggung jawab sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan adalah mewariskan nilai dan budaya masyarakat kepada generasi muda yakni siswa. Peran konservatif kurikulum adalah melestarikan berbagai nilai budaya sebagai warisan masa lalu. Melalui konservatif kurikulum berperan dalam menangkal berbagai pengaruh yang dapat merusak nilai luhur masyarakat.
b.      Kurikulum kreatif
dalam proses pengembangan kurikulum kreatif harus berjalan secara seimbang. Kurikulum yang terlalu menonjolkan peran konservatifnya cenderung akan membuat pendidikan akan ketinggalan oleh kemajuan zaman sebaliknya kurikulum yang terlalu menonjolkan peran kreatifnya dapat menbuat hilangnya nilai budaya masyarakat. Sesuai dengan peran yang harus dimainkan kurikulum sebagai alat dan pedoman pendidikan maka isi lurikulum harus sejalan dengan tujuan pendidikan. 

c.       Kurikulum kritis dan evaluatif
kurikulum berperan  untuk menyeleksi nilai dan budaya mana yang perlu dipertahankan, dan nilai atau budaya baru mana yang harus dimiliki anak didik. Dalam rangka inilah peran kritis kurikulum diperlukan. Kurikulum evauatif berperan untuk mengevaluasi segala sesuatu yang dianggap bermanfaat untuk kehidupan anak didik.



DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

A. Konsep penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif adalah metode penellitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang ala...