MATERI 12
PANCASILA SEBAGAI SEBUAH FILSAFAT PENDIDIKAN NASIONAL
1.
PENGERTIAN DAN
SEJARAH FILSAFAT PANCASILA .
Dalam berkehidupan berbangsa
dan bertanah air kita sebagai warga negara haruslah punya pedoman untuk
berkehidupan bersama ,karena kita berbeda dalam segala hal baik itu ,agama ,
ras ,suku dan adat budaya . untuk itulah para pahlawan kita bersama sama
membentuk suatu wadah berkehidupan yaitu PANCASILA .
Dalam ketetapan MPR no .11 / mpr /1978 . pancasila adalah adalah
jiwa seluruh rakyat indonesia serta kepribadian bangsa . dan pancasila juga
mengajarkan sifat gotong royong dan sosial budaya jadi dengan adanya
filsafat pancasila ini kita dapat mengembangkan keselarasan berkehidupan sosial
yang mengajarkan hubungan manusia dengan manusia serta dengan tuhannya .
Oleh karena itu kita sebagai warga negara sangat perlu
menghayati , memahami dan mengamalkan nilai nilai yang ada pada butir yang
telah di masukan dalam pembukaan UUD 45 yang terdiri dari lima sila dan
penjabaranyya sebanyak 36 butir .
Jadi sangatlah penting pancasila di jadikan filsafat dalam
kehidupan kehidupan kita berbangsa dan bertanah air . karema menurut Muhammad
Noor Syam ( 1987 : 34 ) di dalam nya terkandung nilai dasar dalam sosial budaya
bangsa indonesia .
1 . Kesadaran
ketuhanan dan beragama
2 .
Kesadaran dalam kekeluargaan dan marsyarakat
3 .
Kesadaran bermusyawarah dan mufakat
4 .
Kesadaran bergotong royong dan tolong menolong
5 .
Kesadaran dalam bertanggung jawab
Itulah kandungan yang ada dalam filsafat pancasila yang kita
jadikan pedoman dalam berkehidupan berbangsa dan dapat saling menghargai .
2 . LANDASAN FILOSOFIS FILSAFAT
PANCASILA
(ONTOLOGI ,EPISTEMOLOGI,DAN AKSIOLOGI )Landasan ini mengatakan
bahwa pancasila adalah pandangan hidup bangsa yang menjiwai sila silanya dalam
kehidupan sehari hari dan filsafat ini berfungsi untuk mempertanyakan adanya
tuhan dan bagaimana alam semesta ini tercipta ada rangkaian nya sebagai berikut
.
1.
ONTOLOGI
Ontologi adalah bagian filsafat yang menyelidiki tentang hakikat yang ada
( muhamad noor syam : 1984 : 24 ) yang juga mengatakan ontologi juga sama
dengan metafisika yang artinya sebelum manusia menyelidiki yang lain manusia
itu berusaha untuk mengerti akan hakikat sesuatu yang menurut pengertian dari
Sutrisno 1984 :82 yang mengatakan hakikat ada dapat berarti tidak apa apa yang
merujuk pada hal umum dan menjadi konkret kalau di berikan sesuatu belakangnya
misalnya ada orang yang tampil .
Demikian pula halnya dengan pancasila sebagai filsafat yang punya isi
abstrak umum dan universal yang dapat di wujudkan dalam kehidupan sehari hari .
sementara itu pendidikan agama adalah subsistem dari pendidikan nasional dalam
GBHN Tap MPR no 11 /1993 untuk mencerdasnkan kehidupan bangsa yang di
selenggran secara terpadu .
Dengan berdasarkan tujuan pendidikan nasional itulah kehidupan pancasila
itu dapat di lihat dan di laksanakan dalam kehidupan sehari hari berikut
penjabaranya.
1.
Ketuhanan yang
maha esa: dalam tujuan pendidkan nasional kita di ajarkan dan di harapkan
bertaqwa pada tuhan dan menghormati antar pemeluk agama.
2.
Kemanusian yang
adil dan beradap: yang menyebutkan dalam pendidikan itu sama sekali tidak
membedakan usia ,agama serta sosial hidupnya
3.
Persatuan
indonesia : dalam sila ini
mengajarkan siswa terhadap kecintaanya pada bangsa .karena persatuan itu merupakan
kunci kemenangan kita,dengan kemenangan itu kita dapat menikmati apa yang ada
di alam indonesia ini
4.
Kerakyatan yang
di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawatan perwakilan : hikmah
sila ke 4 ini di kaitkan dengan kehidupan berdemokrasi yang di lakuakn oleh
rakyat dan kekuasaa di tangan rakyat dan untuk kepentinagan bersama (
Djamal 1986 :82 ) dalam pendidikan nasinal sangat penting mengajarkan
menghargai pendapat orang lain
5.
Keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia : dalam pendidikan nasional maksud adil adalah
mencakup seluruh aspek seluruh pendidikan yang ada di negara ini dan berhak
untuk mendapatkannya dan pendidikan tidak membedakan siswa sesuai dengan
peraturan yang ada
2 . EPISTEMOLOGI
Epistemologi adalah study tentang pengetahuan ( adanya ) benda benda dan
juga dapat beraarti bidang filsafat yang menyelidiki sumber , sejarah , proses
terjadinya ilmu pengetahuan dengan menentukan tujuan itu dapat di capai demi
peningkatan ketenangan dan kesejahteraan hidup .
untuk
itulah bangsa ini menciptan filsafat pancasila :
1 . Ketuhanan yang maha
esa
Dalam aliran ini pancasila di gali dari bumi indonesia dan
merupakan pandangan hidup bangsa dan mencapai cita cita dan perjanjian
luhur rakyat indonesia ( widjaya 1985 :176 177 ) dengan demikian
pancasila bersumber dari bangsa yang prosesnya melalui perjuangan
rakyat
2 . kemanusian yang adil dan beradab
Disini di katakan pancasila adalah ilmu yang di peroleh melalui perjuangan yang sesuai dengan logika dan dengan mempunyai nilai ilmu moral di harapkan tidak terjadi kekerasan dan semena- mena.
3 . Persatuan Indonesia
Proses terbentuknya pengetahuan manusia ,adalah kerjasama atau hubungan
dengan lingkungan nya contohnya ilmu sosiologi yang mempelajari hubungan
manusia dengan manusia lainnya ( ikip malang 1983 :59 ) di lihat dari
sudut pancasila sangat sesuai karena hubungan antar manusia itu sangat di
perlukan
4 . Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan
Dalam sistem pendidikan nasional kita di ajarkan untuk
bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah dan manusia di ciptan oleh
allah swt sebagai pemimpin di bumi ini untuk memakmurkan umat
manusia itu juga
5 . Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Dalam artia yang luas dapat kita simpulkan bahwa arti adil adalah
seimbang antara ilmu umum dan ilmu agama sehingga kita dapat mengentaskan
kemiskinan sesuai dengan ilmu yang kita pelajari
.
3 .AKSIOLOGI
3 .AKSIOLOGI
Yang di maksud dengan aksiologi adalah aliran filsafat yang
menyelidiki nilai nilai ( value ) dan nilai tidak timbul dengan sendirinya ,karena
manusia mempunyai bahasa yang di gunakan dalam pergaulan sehari hari dengan
demikian dapat di bedakan nilai materil dan nilai spritual karena pancasila
sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara
1 , ketuhanan yang maha es
1 , ketuhanan yang maha es
kita
sebagai manusia wajib percaya pada tuhan apalagi kita muslim dan mengucapkan
dua kalimat syahadat dan kita dapat menemui di mana man mushalla dan
mesjid dan dalam pendidkan wajib di berikan ilmu agam yang mapan
.
2 .Kemanusian yang adil dan beradab
2 .Kemanusian yang adil dan beradab
Dalam kehidupan beragama
islam setiap muslim yang datang ke mesjid untuk shalat berjamaah berhak berdiri
di depan tidak membedakan ras dan kedudukan karena manusia itu sama di
mata allah swt .
3.
Persatuan Indonesia
Dalam agama islam mengajarkan supaya bersatu dalam mencapai tujuan yang di cita
citakan dan mengajari berbuat taat pada pemimpin . dan warga negara juga
punya tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan
jangan mudah terpecah belah
.
4 .Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawatan perwakilan
Dalam pelajaran yang di dapat jauh sebelum islam datang ke indonesia .
4 .Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawatan perwakilan
Dalam pelajaran yang di dapat jauh sebelum islam datang ke indonesia .
kita
sudah ada sikap gotong royong dan dalam alquran juga di ajarkan sikap
musyawarah dan melaksanaka tanggung jawab secara moral
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Adil berarti seimbang antara hak dan kewajiban maksudnya yaitu seimbang
ilmu agama dan ilmu umum yang di perolehnya . dan juga dalam sistim
pendidikan nasional kita tidak boleh membedakan siswa dalam belajar.
3 .PANCASILA SEBAGAI WELTANSCHAUNG BANGSA INDONESIA
Tepat setiap tanggal 1 juni kita memperingati hari lahir nya
pancasila . ia lahir sebagai sebuah idiologi atau pandangan hidup bangsa
indonesia . dan pancasila lahir dari hasil galian para founding father bangsa
kita terhadap kekayaan budaya bumi indonesia . dan pancasila juga menjadi
miniatur kepribadian bangsa
zaman sekarang pancasila tidak sepenuhnya di jiwai oleh anak bangsa
karena dapat kita lihat banyaknya pergaulan bebas sekarang dan juga bagi
ekonomi atas merka terjebak oleh sikap kehidupan yang hedonis dan korupsi
merajalela dan yang tak kalah penting masih banyak pertikaian antar anak bangsa
terjadi .apakah ini bukti pengaplikasian nilai nilai pancasila .
Sikap diatas tersebut tidak sesuai dengan isi pancasila yang
terkenal dengan sikap ramah dan janganlah kita mencedarai nilai nilai pancasila
,ajaran pancasila itu bersifat universal ia mampu menjebatani setiap perbedaan
baik suku ras bahasa dan agama yang ada.
jadi marilah kita sepakat bersama sama untu mengaplikasikan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari dan tidak membedaka agama kita
jadi marilah kita sepakat bersama sama untu mengaplikasikan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari dan tidak membedaka agama kita
4 . PENDIDIKAN DALAM PRESFEKTI FILSAFAT PANCASILA
Ajaran filsafat yang komperensif telah menduduki status tinggi
dalam kebudayaan manusia yakni sebagai ideologi bangsa dan negara dan
berpedoman pada ajaran ajaran filsafat bangsa itu sendiri sebagaimana di
katakan diatas pendidikan yang filsafat pancasila itu adalah bagaimana
pendidikan itu membina kesadaran nilai nilai filosofis bangsa itu sendiri serta
aspek aspek pengetahuan dan ke cakapan lain .kesadaran dan sikap mental yang
menjadi kriteria manusia ideal dalam sistem nilai suatu bangsa bersumber pada
ajaran filsafat pancasila , Pendidikan pancasila bertujuan untuk
menghasilkan peserta didik yang beriman dan bertqwa pada tuhan yang maha esa
dengan sikap prilaku kemampuan untuk mengambil sikap yang bertanggung jawab dan
memiliki kemampuan untuk memaknai peristiwa sejarah yang terjadi untuk
menggalang persatuan bangsa
·
· Filsafat Ilmu :Suatu Kajian Dalam Dimensi Ontologis,Estimologis dan Aksiologis.Susanto A.Jakarta :Bumi Aksara,2011
· Barnadib, Imam. Filsafat Pendidikan. Yogyakarta : Yayasan penerbit Fakultas Ilmu Pendidikan, 1984.
· Salahudin annas. 2011. Filsafat Pendidikan, Bandung:Pustaka Setia.
· Filsafat Ilmu :Suatu Kajian Dalam Dimensi Ontologis,Estimologis dan Aksiologis.Susanto A.Jakarta :Bumi Aksara,2011
· Barnadib, Imam. Filsafat Pendidikan. Yogyakarta : Yayasan penerbit Fakultas Ilmu Pendidikan, 1984.
· Salahudin annas. 2011. Filsafat Pendidikan, Bandung:Pustaka Setia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar